Tiga Angka Nol Di Belakang Uang Baru Indonesia Di Hilangkan
Tiga Angka Nol Di Belakang Uang Baru Indonesia Di Hilangkan

Tiga Angka Nol Di Belakang Uang Baru Indonesia Di Hilangkan

Diposting pada

Droppbuy.com Tiga Angka Nol Di Belakang Uang Baru Indonesia Di Hilangkan. Bank Indonesia (BI) telah resmi mengeluarkan uang baru atau rupiah kertas tahun emisi 2022 untuk pecahan RP1.000 hingga RP 100 ribu.

Hal tersebut bertahap dengan HUT ke-77 RI. Jika kita lihat dan trawang, Bank Indonesia tak memasukkan tinggal angka nol paling belakang di uang baru tersebut.

Baca Juga : Cek Bansos Kemensos Dengan Mudah Melalui Hp

Misalnya dalam uang pecahan RP 100 ribu yang dapat anda liat, cuman terlihat gambar tokoh Soekarno, Mohammad Hatta, dan angka RP 100 ribu. Begitu juga dengan pecahan lainnya yang ikut berubah, seperti RP 1.000, RP 2.000, RP 5.000, RP 10 ribu, RP 20 ribu, dan RP 50 ribu.

Hal tersebut pun memunculkan wacana redenominasi. Rencana redenominasi rupiah sebenarnya sudah ada sejak akhir tahun 2010. Pada tahun 2020 lalu, Kementrian Keuangan dan Bank Indonesia (BI) kembali membicarakan rencana redenominasi uang rupiah.

Pada rencana tersebut, penyederhanan rupiah dilakukan dengan mengurangi tiga angka nol di belakang, contphnya saja RP 1.000 menjasi RP 1. Saat ini rencana redenominasi kembali dilanjutkan. Hal ini tertuang dalam Peraturan Mentri Keuangan (PMK) Nomor 77/PMK.01/2020 tentang Rencana Strategis Kementrian Keunagan Tahun 2020-2004.

Uang Rupiah Yang Baru

Redenominasi yaitu penyederhanan nilai mata uang tanpa mengubah nilai tukarnya. Seperti yang dijelaskan tadi, penyederhanan rupiah dilakukan dengan mengurangi tiga angka nol di belakang, contohnya saja RP RP 1.000 menjadi RP 1. Jika kalau sekarang bisa membeli snack dengan harga RP 1.000, maka ketika di lakukan redenominasi menjadi RP 1, dan tetap bisa membeli snack yang sama.

Ada berbagai tujuan dilakukan redenominasi ruypiah, salah satunya yaitu untuk menyederhanakan pecahan uang agar lebih mudah dan nyaman dalam melakukan transaksi. Sehingga terlalu banyak angka nol di belakang angka nominal uang.

Baca Juga : Kumpulan Investasi Yang Memiliki Keuntungan Besar Yang Wajib Di Ketahui Pemula 2022

Di sisi lain, Kepala Departemen Pengelola Uang BI Marlison Hakim mengatakan bahwa hal itu sengaja dilakukan karena bank sentral mengubah sistem pengamanan uang rupiah kertas tahun rupiah kertas tahun emisi 2022. Menurutnya, di uang kertas tahun emisi 2022 salah satu unsur pengamana dalam uang rupiah kertas tahun emisi 2022 yaitu electrotype dengan varian dari tanda air (watermark). Senatara, electrotype pada uang rupiah kertas tahun emisi sebelumnya berbentuk ornamen khas Indonesia.

“Di (uang rupiah kertyas tahun emisi) 2022 electrotype berbentuk angka yang melambangkan nilai nominal. Tiga angka nol tidak di cantumkan dengan pertimbangan teknis dan untuk kemudahan indentifikasi,” uacap Marlison.

Selain itu, ukuran uang rupiah kertas tahun emisi 2022 juga lebih kecil dibandingkan sebelumnya. Jika angka nol lebih lengkap, sambung Marlison, maka ukurang angka yang tertulis di uang rupiah kertas tahun emisi 2022 otomatis lebih kecil. Hal tersebut akan membuat masyarakat kesulitan mengindetifikasi pecahan uang tersebut.

Baca Juga : Mobil Mitsubishi L300 Terbaru 2023 Yang Mirip Mobil Mewah Alphard

“Secara teknis masalah ruang yang terbatas dan untuk kemudahan indetifikasi oleh masyarakat,” jelas Marlison.

Dia pun membantah bahwa penghapusan tiga angka nol paling belakang sebagai sinyal bahwa BI akan melakukan rekomendasi.

“Tidak ada kaitan dengan rekomendasi,” ungkapnya.

1 komentar

Komentar ditutup.